9 PESEPAKBOLA BERKEPALA PLONTOS DALAM SEJARAH

Anda tidak harus memiliki rambut yang tebal atau stylish untuk menjadi seorang pesepakbola terbaik. Faktanya ada ratusan pesepakbola berkepala plontos selama bertahun-tahun. Beberapa pemain seperti Alfredo Di Stefano mungkin memiliki kepala yang dipenuhi rambut ketika memulai karirnya sebagai pesepakbola, namun seiring berjalannya waktu, ia pun menjadi pesepakbola plontos. Pemain lainnya seperti Arjen Robben yang kini bermain di Bayern Munchen juga berkepala plontos.

Sebagian besar dari pemain tersebut memutuskan untuk mencukur rambut mereka. Selain itu pemain seperti Wayne Rooney dan Wesley Sneijder juga memutuskan untuk mencukur rambut mereka sehingga tampak lebih fresh. Dan daftar dibawah ini merupakan 9 pemain berkepala plontos dana sejarah sepakbola dan mereka merupakan pemain besar yang mengisi ajang Liga Champions Eropa, Piala DUnia dan menjadi jawara Piala Dunia.

Mereka disini mewakili timnasnya dengan berposisikan sebagai kiper, bek, gelandang, sayap dan striker. Saat mereka memutuskan untuk mencukur rambut, hal tersebut tentu tidak menghalangi para pemain ini untuk menjadi bintang permainan.

1. Alfredo Di Stefano

Legenda sepakbola, Alfredo Di Stefano adalah salah satu pemain yang masih memiliki beberapa rambut yang tersisa di kepalanya, tetapi di bagian belakang kepalanya plontos. Ia lahir di Argentina dan pernah membela tanah kelahirannya, Kolombia dan Spanyol. Di Stefano mencetak 6 gol dalam 6 laga bersama Argentina, 6 gol dalam 7 laga dengan Kolombia dan 23 gol dalam 31 laga untuk Spanyol.

Dia dianggap sebagai salah satu legenda terbesar Real Madrid dan sebagai salah satu pemain terlengkap yang pernah menghiasi lapangan sepakbola. Ia memenangkan 5 Piala Eropa bersama Madrid dan mencetak gol di setiap ajang final serta memenangkan sepasang penghargaan Ballon d’Or. Di Stefano bermain di era 1945 hingga 1966 dengan River Plate, Huracan, Millonarios, Real Madrid dan Espanyol dengan mecetak 484 gol dalam 665 pertandingan klub.

2. Bobby Charlton

Sir Bobby Charlton adalah seorang legenda bagi timnas Inggris dan Manchester United. Dia memiliki beberapa rambut di kepalanya pada tahun 1966 ketika dirinya memimpin Inggris untuk satu kemenangan di ajang Piala Dunia di Wembley dan menjadi top-scorer terbanyak dengan membukukan 49 gol dalam 106 laga sampai Wayne Rooney melampaui rekornya di tahun ini dengan membukukan gol ke-50 dalam 107 laga.

Charlton memiliki tembakan yang sangat keras di kedua kakinya dan mengakhiri karirnya dengan membukukan 260 gol dalam 807 laga. Gelandang berbakat ini juga membantu memimpin Manchester United meraih gelar Piala Eropa pertama pada tahun 1968 dan membawa pulang penghargaan Ballon d’Or pada tahun 1966.

3. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane akan selalu diingat di hati para fans karena dirinya pernah menanduk dada bek Italia, Marco Materazzi di ajang final Piala Dunia 2006. Namun, ia juga merupakan ancaman besar bagi para lawan mainnya. Zidane memiliki visi yang besar, teknik dan penguasaan bola yang akurat saat bermain untuk tanah airnya dan klubnya seperti Cannes, Bordeaux, Juventus dan Real Madrid.

Ia telah memenangkan gelar liga di Italia dan Spanyol serta mahkota Liga Champions Eropa bersama Real Madrid saat ia mencetak gol kemenangan pada tahun 2002. Zidane memenangkan ajang Piala Dunia 1998 di Perancis dan mencetak dua gol di final kontra Brazil. Dia juga memenangkan Euro 2000 bersama Perancis dan namanya masuk sebagai ‘man of the match’.

Zidane pernah mendapat penghargaan FIFA World Player of the Year sebanyak 3 kali dan dinobatkan sebagai pemain terbaik di ajang Piala Dunia 2006 meskipun ia harus diusir keluar lapangan dan timnasnya kalah. Zidane mencetak 31 gol dalam 108 laga internasional dan 125 gol dalam 681 laga bagi klub.

4. Thierry Henry

Thierry Henry adalah salah satu pencetak gol terbanyak dan terbaik dalam sejarah sepakbola timnas dan klubnya. Karir sepakbola profesional Henry membentang dari tahun 1994 hingga 2014 dan ia pernah membela sejumlah klub elite seperti Monaco, Juventus, Arsenal, Barcelona dan New York Red Bulls. Pemain lincah ini mencetak 51 gol dalam 123 laga untuk Perancis dan membukukan 360 gol dalam 792 laga untuk klub.

Dia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk klub di Liga Utama Inggris Arsenal dengan membukukan 228 gol di semua kompetisi. Henry memenangkan banyak piala bagi timnas dan klub selama karirnya serta penghargaan individu, termasuk Piala Dunia 1998 dan Kejuaraan Eropa 2000.

5. Grzegorz Lato

Mantan legenda sepakbola Polandia bernama Grzegorz Lato telah membukukan rekor bagi timnasnya dengan 45 gol dalam 100 laga dan 165 gol dalam 452 laga bagi klub dari tahun 1969 hingga 1983. Lato berhasil membawa pulang Golden Boot dari turnamen Piala Dunia Jerman 1974 dengan mecetak 7 gol.

Ia juga membantu negaranya untuk finish di tempat ketiga dalam ajang Piala Dunia 1982 di Spanyol. Selain itu, ia pernah membawa pulang medali emas di Summer Olympics di Munich, Jermain pada tahun 1972. Setelah memutuskan untuk pensiun, Lato terjun ke dunia politik dan menjabat sebagai senator di Polandia dan juga merangkap sebagai presiden asosiasi sepakbola nasional dari bulan Oktober 2008 hingga Oktober 2012.

6. Arjen Robben

Pesepakbola Belanda, Arjen Robben saat ini menjadi bintang utama di klub Bundeliga Jerman, Bayern Munchen. Sebelumnya ia juga pernah membela klub-klub seperti Groningen, PSV Eindhoven, Chelsea dan Real Madrid. Robben mulai kehilangan rambutnya saat ia berusia 20 tahunan, kini ia berusia 31 tahun dan mencetak 174 gol dalam 480 laga bagi klub serta 28 gol dalam 87 laga bagi Belanda.

Robben dikenal sebagai pemain yang mempunyai kecepatan, kemampuan yang sangat baik dan tembakan kaki kiri yang mematikan. Ia telah tampil didalam 3 ajang Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia, namun belum memenangkan ajang tersebut satupun. Namun, ia memenangkan gelar di tanah Inggris dan Jerman.

7. Patrick Vieira

Patrick Viera telah melakukan perjalanannya sebagai pemain sepakbola mulai dari tahun 1994 hingga 2011 dan bermain di sejumlah klub-klub papan atas Eropa seperti Cannes, AC Milan, Arsenal, Juventus, Inter Milan dan Manchester City. Meskipun ia lahir di Afrika, Vieira mewakili Perancis di tingkat nasional dan mencetak 6 gol dalam 107 laga serta mencetak 58 gol dalam 651 laga bagi klub.

Vieira saat ini menjadi pelatih tim muda Manchester City dan ia pernah merasakan masa jayanya bersama Arsenal antara tahun 1996 hingga 2005. Di Arsenal, ia menjadi kapten tim dan memenangi 3 gelar Liga Premier serta 4 Piala FA. Dia kemudian membantu Juventus memenangkan gelar Serie A Italia sekali dan di Inter Milan sebanyak 3 kali. Rekor di timnasnya, ia memenangkan ajang Piala Dunia 1998 dan Kejuaraan Eropa 2000.

8. Freddy Ljungberg

Freddie Ljungberg meniti karirnya sebagai pesepakbola di Eropa mulai dari tahun 1994 hingga 2014 bersama klub-klub terkenal seperti Arsenal, West Ham United, Celtic, Chicago Fire dan Seattle Sounders di MLS. Ia memenangkan sepasang Piala FA dan Liga Premier dengan Arsenal dan mencetak 2 gol di final Piala FA.

Ljungberg mewakili timnas Swedia sebanyak 75 kali dan berhasil mencetak gol sebanyak 14 kali. Ia juga membukukan gol tambahan sebanyak 88 dalam kontes klub 5-2 dan ia terkenal di luar lapangan karena menjadi model pakaian Calvin Klein serta beberapa perusahaan besar lainnya termasuk Nike, L’Oreal, Puma dan Pepsi.

9. Fabien Barthez

Fabien Barthez merupakan salah satu kiper terbaik dan paling menghibur di planet ini. Barthez adalah anggota skuad inti dalam kemenangan di ajang Piala Dunia 1998 dan juga memenangkan Kejuaraan Eropa dua tahun kemudian. Dia pun menjadi bagian skuad dalam ajang Piala Dunia 2006, tetapi timnasnya harus mengaku kalah dari Italia di partai final.

Barthez juga pernah memenangkan medali Liga Champions serta gelar di Liga Premier, Ligue 1 bersama klub-klub seperti Toulouse, Marseille, Monaco, Manchester United dan Nantes. Barthez melakoni 86 laga untuk Perancis serta 592 laga bagi klub.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *